Showing posts with label pengertian. Show all posts
Showing posts with label pengertian. Show all posts

Wednesday, August 17, 2016

Pengertian Ethernet Dan Jenis Jenisnya

Pengertian Ethernet Dan Jenis Jenisnya


PENGERTIAN ETHERNET DAN JENIS-JENISNYA
Pengertian Ethernet


Ethernet merupakan jenis perkabelan dan pemrosesan sinyal untuk data jaringan komputer yang dikembangkan oleh Robert Metcalfe dan David Boggs di Xerox Palo Alto Research Center (PARC) pada tahun 1972. 
Ethernet merupakan sebuah teknologi yang sudah dikenal oleh masyarakat luas sebagai interface yang digunakan untuk konektivitas perangkat komputer maupun laptop, hampir di setiap jaringan LAN (Local Area Network) di seluruh dunia. 

Selain karena harganya terjangkau, teknologi Ethernet sangat mudah diadaptasi oleh perangkat seperti modem, printer, scanner, faksimile, VoIP phone, serta perangkat teknologi informasi lainnya. Sejalan dengan perkembangan teknologi dan senakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan komunikasi data, teknologi Ethernet juga digunakan sebagai interface dari layanan broadband data comunication, yang lebih dikenal dengan nama Metro Ethernet. 

3.2. Jenis-jenis Ethernet 
Arsitektur Ethernet diperkenalkan pada tahun 1970 oleh Xerox, dimana terdapat tiga jenis Ethernet yang dibedakan berdasarkan kecepatan daya akses datanya, yaitu:


3.2.1. Ethernet 
Memiliki kecepatan akses data 10 Mbit/detik. Standar yang digunakan adalah: 10BaseT, 10BaseF, 10Base2 dan 10Base5.


a. 10BaseT

Pada Ethernet 10BaseT menggunakan topologi Star. Ethernet dengan topologi star ini paling banyak digunakan, karena mudah pemasangannya serta melakukan pengecekan jika ada kerusakan pada jaringan. Pada 10BaseT kabel yang dipakai bukan coaxial tapi kabel UTP. Spesifikasi dari 10BaseT adalah sebagai berikut: 
? Panjang kabel per-segmen maksimum 100 m 
? Jumlah segmen maksimum adalah 1024 
? Jumlah node perjaringan 1024 
? Menggunakan Hub dengan jumlah maksimum 4 buah 
? Kabel yang digunkan UTP kategori 3 atau lebih


b. 10BaseF 
10BaseF mengunakan kabel serat optik, ini jarang digunakan karena biasanya mahal dan pemasangannya tidak semudah ethernet tipe lain. Umumnya jenis ini dipakai untuk penghubung (link) antar segmen karena jaraknya bisa mencapai 2000 m serta kabel yang digunakan adalah serat optik. Pada 10BaseF, untuk transmisi output (TX) dan input (RX) menggunakan kabel/media yang berbeda.


c. 10Base2 
10Base2 mempunyai struktur jaringan berbentuk bus. Hanya saja kabel yang digunakan lebih kecil, berdiameter 5 mm dengan jenis twisted pair. 10Base2 disebut juga Thin Ethernet karena menggunakan kabel Coaxial jenis Thin atau disebut sebagai Cheaper Net.Panjang maksimal sebuah segmennya menjadi lebih pendek, sekitar 185 m, dan bisa disambbung sampai 5 segmen menjadi sekitar 925 m. Sebuah segmen hanya mampu menampung tidak lebih dari 30 unit komputer saja. Pada jaringan ini pun diperlukan konsentrator yang membuat ujung-ujung media transmisi busnya menjadi beresistansi 50 ohm. Untuk jenis konektor dipakai adalah jenis BNC. 
Spesifikasinya adalah: 
? Panjang kabel per-segmen adalah 185 m 
? Total segmen kabel adalah 5 buah 
? Maksimum Repeater adalah 4 buah 
? Maksimum jumlah segmen yang terdapat node (station) adalah 3 buah 
? Jarak terdekat antar station minimum 0,5 m 
? Maksimum jumlah station dalam satu segmen kabel adalah 30 
? Maksimum panjang keseluruhan dengan Repeater adalah 925 m 
? Awal dan akhir kabel diberi Terminator 50 ohm 
? Jenis kabel yang digunakan RG-58A/U atau RG-58C/U


d. 10Base5 
10Base5 disebut juga Thick Ethernet karena menggunakan kabel Coaxial jenis Thick. Topologi pada 10Base5 sama seperti 10Base2 yaitu Topologi Bus. Spesifikasi dari 10Base5 adalah sebagai berikut: 
? Panjang kabel per-segmen adalah 500 m 
? Total segmen kabel adalah 4 buah 
? Maksimum jumlah segmen yang terdapat node adalah 3 
? Jarak terdekat antar station minimum adalah 2,5 m 
? Maksimum jumlah station dalam satu segmen kabel adalah 100 
? Maksimum panjang kabel AUI ke node 50 m 
? Maksimum panjang keseluruhan dengan Repeater 2500 m 
? Awal dan akhir kabel diberi Terminator 50 ohm 
? Jenis kabel Coaxial RG-8 atau RG-11



3.2.2. Fast Ethernet 
Memiliki kecepatan akses data 100 Mbit/detik. Standar yang digunakan adalah: 100BaseFX, 100BaseT, 100BaseT4 dan 100BaseTX. Protokol ini cepat menjadi populer, karena memberikan kecepatan 10 kali lebih tinggi dibandingkan 10BaseT dengan harga yang relatif murah. 
Fast Ethernet bergantung pada jenis media/kabel yang digunakan, tergolong atas beberapa tipe sebagai berikut:


a. 100Base TX 
Protokol 100BaseTX ini mendukung penggunakan kabel UTP kategori-5 seperti yang digunakan oleh protokol IOBaseT sehingga dapat digunakan tanpa banyak mengubah distribusi perkabelan yang sudah ada. 
Yang perlu diganti hanya hub dan network adapter yang mampu mendukung protokol 100BaseTX. Banyak network adapter dan hub yang diproduksi belakangan ini mempunyai kemampuan untuk mendeteksi secara otomatis kecepatan 10 atau 100 Mbps. Kabel-kabel jaringan tidak perlu diganti karena 100BaseTX dapat berfungsi dengan baik dengan menggunakan kabel UTP kategori¬5, seperti yang digunakan oleh jaringan 1OBaseT dengan panjang kabel antara hub dengan hub atau hub ke komputer adalah sama juga, yaitu 100 meter. Namun untuk protokol 100BaseTX, diameter jaringan maksimum (jarak terjauh antara dua komputer) adalah 205 meter.


b. 100BaseFX 
Tipe protokol ini mendukung penggunaan kabel serat optik de¬ngan jarak maksimum 412 meter.


c. 100BaseT 
100BaseT disebut juga Fast Ethernet atau 100BaseX, adalah ethernet yang mempunyai kecepatan 100 Mbps. Ada beberapa tipe 100BaseT berdasarkan kabel yang dipakai, yaitu: 
? 100BaseT4, memakai kabel UTP Category-5 dan kabel yang dipakai adalah 4 pasang 
? 100BaseTX, memakai kabel UTP Category-5 dan kabel yang dipakai hanya 2 pasang 
? 100BaseTX, memakai kabel serat optik 
Pada 100BaseT yang menggunakan kabel Coaxial maksimum total kabelnya dengan menggunakan Hub Class II adalah 205 m, dengan perincian 100 m untuk panjang segmen dan 5 m untuk hubungan Hub ke Hub. Sedangkan untuk 100BaseFX dengan menggunakan dua Repeater bisa mencapai 412 m, dan panjang segmen dengan serat optik bisa mencapai 2000 m.




3.2.3. Gigabit Ethernet

Memiliki kecepatan akses data 1000 Mbit/detik atau 1 Gbit/detik. Standar yang digunakan adalah: 1000BaseCX, 1000BaseLX, 1000BaseSX dan 1000BaseT. 
Gigabit Ethernet merupakan protokol jenis Ethernet terbaru yang mendukung kecepatan 1000 Mbps. 
Gigabit Ethernet bergantung pada jenis media yang digunakan, terdiri atas beberapa tipe sebagai berikut:


a. 1000BaseTX 
Merupakan jenis protokol Ethernet terbaru yang menggunakan kecepatan 1000 Gigabit per second (Gbps) dan mendukung pergunaan kabel UTP kategori-5. Spesifikasinya banyak mirip dengan protokol 100BaseTX, misalnya jarak kabel maksimum adalah 100 meter dengan diameter jaringan 205 meter.


b. 1000BaseSX dan 1000 BaseLX 
Protokol 1000BaseSX dan 1000BaseLX berdasarkan spesifikasi 802.3z yang mendukung penggunaan media serat optik yang mampu meneruskan data dengan panjang kabel sampai 550 meter untuk protokol 1000BaseSX, dan 3000 meter untuk protokol 1000BaseLX, tergantung tipe dan mode serat optik yang dipakai. Oleh sebab itu protokol ini banyak dipakai sebagai jaringan tulang punggung (backbone) untuk jaringan kampus. 

3.3. Pengertian Metro Ethernet 
Metro Ethernet merupakan teknologi jaringan Ethernet yang diimplementasikan di sebuah metropolitan area. Perusahaan-perusahaan besar dapat memanfaatkan teknologi tersebut untuk menghubungkan kantor-kantor cabang mereka ke dalam sistem intranet yang ada di dalam perusahaan tersebut.Jaringan Metro Ethernet umumnya didefenisikan sebagai bridge dari suatu jaringan atau menghubungkan wilayah yang terpisah juga menghubungkan LAN dan WAN atau backbone network yang umumnya dimiliki oleh service provider. 
Jaringan Metro Ethernet, secara harafiah berarti jaringan komunikasi data yang berskala metro (skala untuk menjangkau satu kota besar seperti Jakarta misalnya) dengan menggunakan teknologi Ethernet sebagai protokol transportasi datanya. Begitu pula arti sebenarnya, teknologi Metro Ethernet merupakan salah satu perkembangan dari teknologi Ethernet yang dapat menempuh jarak yang luas berskala perkotaan dengan dilengkapi berbagai fitur yang seperti terdapat pada jaringan Ethernet umumnya. Sehingga jaringan yang berskala metro dapat dibentuk dengan menggunakan teknologi Ethernet biasa. 
Metro Ethernet menggunakan protokol atau teknologi yang sama persis dengan Ethernet/Fast Ethernet pada LAN tetapi ada penambahan beberapa fungsi sehingga dapat digunakan untuk menghubungkan dua lokasi (dua LAN) dengan jarak puluhan bahkan ratusan kilometer. Sebenarnya Metro Ethernet adalah jenis Broadband Wired (Kabel Broadband) karena speed/kecepatan/bandwidthnya sudah besar yaitu 10/100 Mbps, bahkan 1/10 Gigabps. 
Teknologi Ethernet dipilih untuk jaringan berskala metro dikarenakan teknologi Ethernet telah digunakan secara luas oleh masyarakat, terutama dalam LAN. Interface Ethernet telah tersebar ke mana-mana dan keberadaannya sangat banyak. Selain itu, bandwidth yang ditawarkan oleh teknologi ini juga dapat dengan mudah diperbesar. Hingga kini teknologi Ethernet yang perangkatnya telah banyak beredar di pasaran telah mencapai bandwidth tertinggi sebesar 10 Gigabit per Second. Namun, Ethernet juga menyediakan teknologi Ethernet dengan bandwidth 10 Mbps, 100 Mbps, dan 1000 Mbps. 
Metro ethernet merupakan salah satu solusi teknologi untuk High End Market (HEM) dalam memberikan solusi terintegrasi untuk layanan voice, data dan video. Metro ethernet network memiliki karakteristik antara lain : 
? Teknologi IP optik berbasis Synchronous Digital Hierarchy atau Ethernet. 
? Dapat mengakomodasi layanan berupa voice, data, high speed internet access dan video 
? Kecepatan tinggi hingga Gigabit Ethernet/1000Mbps 

Gambar 2. Perangakat Metro Ethernet 

3.4. Cara Kerja Metro Ethernet 
Metro ethernet merupakan sebuah teknologi jaringan yang menggunakan metode transmisi Baseband yang mengirim sinyalnya secara serial 1 bit pada satu waktu. Metro Ethernet beroperasi dalam modus half-duplex, yang berarti setiap station dapat menerima atau mengirim data tapi tidak dapat melakukan keduanya secara sekaligus. 
Metro Ethernet menggunakan metode kontrol akses media Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection untuk menentukan station mana yang dapat mentransmisikan data pada waktu tertentu melalui media yang digunakan. Dalam jaringan yang menggunakan teknologi Ethernet, setiap komputer akan "mendengar" terlebih dahulu sebelum "berbicara", artinya mereka akan melihat kondisi jaringan apakah tidak ada komputer lain yang sedang mentransmisikan data. Jika tidak ada komputer yang sedang mentransmisikan data, maka setiap komputer yang mau mengirimkan data dapat mencoba untuk mengambil alih jaringan untuk mentransmisikan sinyal. Sehingga, dapat dikatakan bahwa jaringan yang menggunakan teknologi Ethernet adalah jaringan yang dibuat berdasrkan basis First-Come, First-Served, daripada melimpahkan kontrol sinyal kepada Master Station seperti dalam teknologi jaringan lainnya. 
Jika dua station akan mencoba untuk mentransmisikan data pada waktu yang sama, maka kemungkinan akan terjadi collision (kolisi/tabrakan), yang akan mengakibatkan dua station tersebut menghentikan transmisi data, sebelum akhirnya mencoba untuk mengirimkannya lagi pada interval waktu yang acak (yang diukur dengan satuan milidetik). Semakin banyak station dalam sebuah jaringan Ethernet, akan mengakibatkan jumlah kolisi yang semakin besar pula dan kinerja jaringan pun akan menjadi buruk. Kinerja Ethernet yang seharusnya 10 Mbit/detik, jika dalam jaringan terpasang 100 node, umumnya hanya menghasilkan kinerja yang berkisar antara 40% hingga 55% dari bandwidth yang diharapkan (10 Mbit/detik). Salah satu cara untuk menghadapi masalah ini adalah dengan menggunakan Switch Ethernet untuk melakukan segmentasi terhadap jaringan Ethernet ke dalam beberapa collision domain. Dimana collision domain ini mempercepat pengiriman data pada jaringan. 
3.5. Keuntungan Metro Ethernet 
Banyak sekali keuntungan yang di dapat dari teknologi Metro Ethernet Network baik dari pihak penyedia jasa layanan atau services provider ataupun para penggunanya. Berikut manfaat yang diperoleh oleh penyedia dan para pengguna jaringan Metro Ethernet ini: 
a. Nilai ekonomis yang tinggi 
Dalam implementasinya, teknologi MEN ini sudah lama dikenal oleh masyarakat luar sebagai salah satu teknologi yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi atau murah, bahkan dalam maintenance dan pengembangannya. Dengan teknologi MEN para penyedia jasa layanan dan para pengguna dapat mengurangi biaya invertasi dan biaya operasional. 
Beberapa alasan yang menyebabkan teknologi Metro Ethernet mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, yaitu: 
? Penggunaannya yang luas, bahkan hampir semua perangkat jaringan menggunakan teknologi ini, sehingga harga perangkat berbasis teknologi MEN ini sangat bersaing di pasaran. Para pengguna dapat bebas memilih perangkat yang sesuai dengan dana dan juga kebutuhan pengguna. 
? Pelayanan Metro Ethernet murah dan bahkan bisa dikatakan lebih murah daripada servis teknologi WAN yang sekarang ada seperti harga perangkat penyedia jasanya yang relatif murah dan juga maintenancenya yang tidak sulit dan memakan biaya banyak. Biasanya untuk menyelenggarakan jasa Ethernet service, pengguna tidak membutuhkan sebuah perangkat multiplexer yang mahal atau perangkat router yang canggih. 
? Fleksibilitas juga merupakan salah satu faktor mengapa Metro Ethernet sangat menguntungkan baik untuk digunakan oleh end user maupun untuk dijual kembali oleh penyedia jasa. Dengan menggunakan pelayanan Ethernet yang disediakan oleh teknologi jaringan Metro Ethernet, para penyedia jasa dapat lebih leluasa membuat produk-produk servis untuk dijual ke pengguna. Dan dari sisi pengguna hal ini juga sangat menguntungkan karena mereka disuguhkan dengan banyak pilihan sehingga mereka bisa memilih mana yang paling cocok dan efisien bagi mereka. 
b. Kesenangan penggunanya, 
Teknologi komunikasi data jenis ini memang telah merambah kemana-mana penggunaannya, sehingga telah dikenal secara luas dan banyak yang sudah familiar dengan sifat, kekurangan dan kelebihannya. Perangkat-pera

Get

Friday, August 12, 2016

Pengertian Fungsi Kelebihan Kelemahan DNS

Pengertian Fungsi Kelebihan Kelemahan DNS


PENGERTIAN , KELEMAHAN , FUNGSI , KELEBIHAN DNS
Pengertian DNS


Domain Name System (DNS) adalah Distribute Database System yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang menggunakan TCP/IP. DNS merupakan sebuah aplikasi service yang biasa digunakan di internet seperti web browser atau e-mail yang menerjemahkan sebuah domain ke IP address.


Domain Name System (DNS) adalah suatu sistem yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan komputer atau internet ditranslasikan menjadi IP address. Dalam pemberian nama, DNS menggunakan arsitektur hierarki.

·         Root-level domain: merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai tanda titik (.).

·         Top level domain: kode kategori organisasi atau negara misalnya: .com untuk dipakai oleh perusahaan; .edu untuk dipakai oleh perguruan tinggi; .gov untuk dipakai oleh badan pemerintahan. Selain itu untuk membedakan pemakaian nama oleh suatu negara dengan negara lain digunakan tanda misalnya .id untuk Indonesia atau .au untuk australia.

·         Second level domain: merupakan nama untuk organisasi atau perusahaan, misalnya: microsoft.com; yahoo.com, dan lain-lain.

Domain Name System (DNS) adalah sebuah aplikasi service di internet yang berguna menerjemahkan sebuah domain name ke IP address dan salah satu jenis system yang melayani permintaan pemetaan IP address ke FQPN (Fany Qualified Domain Name) dan dari FQDN ke IP address. DNS biasanya digunakan pada aplikasi yang berhubungan ke internet sererti Web Browser atau e-mail, Dimana DNS membantu memetakan host name sebuah computer ke IP address. Selain digunakan di internet DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau internet.


Kelebihan DNS

·         Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer, cukup host name.

·         Konsisten, IP address sebuah komputer bisa saja berubah, tapi host name tidak harus berubah.

·         Simple, DNS server mudah untuk dikonfigurasikan (bagi admin).

·         DNS mudah untuk di implementasikan di protocol TCP/IP DNS server mudah untuk di konfigurasikan(Bagi admin) User tidak lagi di repotkan untuk mengingat IP address


Fungsi DNS

·         Menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan nama komputer menjadi IP address).

·         Kerangka Peraturan pengiriman secara kontroversi menggunakan keuntungan jenis rekod DNS, dikenal sebagai rekod TXT.

·         Menyediakan keluwesan untuk kegagalan computer,Beberapa server DNS memberikan perlindungan untuk setiap domain. Tepatnya,Tiga belas server akar (root server) digunakan oleh seluruh dunia.


Kekurangan DNS

·         User tidak dapat menggunakan nama banyak untuk mencari nama domain baik di internet maupun di intranet.

·         DNS tidak mudah untuk di implementasikan.

·         Tidak konsisten.

·         Tidak bisa membuat banyak nama domain.


Cara Kerja DNS

·         Ketika kita request suatu alamat, misalnya www.google.com dari host kita (misal : 10.121.222.54), maka host kita akan mencontact name server lokal untuk menanyakan dimanakah www.google.com berada.

·         Name server (misal : 10.121.222.54), akan mengirimkan request tersebut di database lokal kita. Karena tidak ada, maka name server akan mengontak root DNS servernya, siapa yang memegang domain untuk (.com)

·         Beberapa daftar Top Level Domain (TLD) yang ada sekarang adalah: com, net, org, biz, info, name, museum, dan tv. Sedangkan Country Code Top Level Domain (ccTLD) adalah: us, uk, fr, es, de, it, jp, ie, dll.

·         Root server akan memberitahu IP address dari server DNS dari www.google.com . Kemudian DNS server lokal akan mengontak server DNS yang mengelola www.google.com . Kemudian DNS server tersebut akan memberitahu IP address dari www.google.com . baru host (misal : 10.121.222.54) akan merequest www.google.com dengan IP address tersebut.

JANGAN LUPA BACA ARTIKEL INI YA ....





Get

Pengertian Singkat PayPal

Pengertian Singkat PayPal


Jika kita sering berseluncur di internet pasti  pernah melihat logo gambar samping, ya itu adalah logo PayPal. Mungkin beberapa dari kita pernah terbesit pikiran apa itu paypal? Jika di cari tau di situs resminya yaitu PayPal.com, PayPal adalah cara yang lebih aman dan lebih mudah untuk membayar dan dibayar secara online. Layanan ini memungkinkan setiap orang untuk membayar dengan cara sesuai keiingan kita, termasuk melalui kartu kredit, rekening bank, kredit pembeli atau saldo rekening, tanpa memberitahukan informasi keuangan kita.
rekening PayPal itu mirip dengan rekening bank online, tapi rekening bank online terbatas hanya berlaku di satu negara. Contoh mudahnyanya, kita tidak bisa membeli barang/jasa di situs luar negeri seperti eBay.com, godaddy.com, amazon.com dan lain-lain. Dan juga apabila kamu pengguna BlackBerry ataupun iPhone/iPad, kamu tidak bisa membeli aplikasi dan game pada App Wolrd ataupun App Store dengan rekening Bank, namun jika kamu memiliki akun PayPal maka kamu bisa membeli aplikasi tersebut.
Pada intinya jika kamu suka berbelanja online, PayPal akan memudahkan kamu dalam hal pembayaran, karena saat ini sudah ada jutaan pedagang/toko online di seluruh dunia yang menerima pembayaran online dengan PayPal. Apalagi jika kamu pedagang/toko online, sudah wajib hukumnya membuat akun PayPal untuk mempermudah orang dari negara lain melakukan pembayaran.
Apa itu paypal gratis? tentu saja membuat akun paypal gratis tanpa dipungut biaya, dan jangan lupa untuk verifikasi PayPal kamu agar bisa memanfaatkan rekening paypal dengan optimal.
Mau bikin paypal? Klik aja —> daftar paypal untuk memulai mendaftar paypal
.

Get

Thursday, August 11, 2016

PENGERTIAN KELEBIHAN KEKURANGAN DAN FUNGSI KABEL JARINGAN STP

PENGERTIAN KELEBIHAN KEKURANGAN DAN FUNGSI KABEL JARINGAN STP


PENGERTIAN & KELEBIHAN – KEKURANGAN KABEL JARINGAN STP


Melanjutkan bahasan topik tentang kabel Twisted Pair, kali ini teknodaily.com mengulasPengertian & Kelebihan – Kekurangan Kabel Jaringan STP. Sekedar mengingatkan, pada kesempatan sebelumnya kami telah menyajikan informasi lengkap tentang kabel jaringan lain yang memiliki hubungan erat dengan kabel STP yakni : [Apa Itu Kabel UTP dan Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya].

Karena disini kita berbicara tentang dunia jaringan komputer, maka kabel STP yang akan kami bahas disini tidak akan dijabarkan secara luas melainkan dibatasi pada perannya sebagai salah satu perangkat keras jaringan komputer saja. Pun demikian, artikel tentang kabel STP ala teknodaily.com ini tetap dibuat dengan beberapa detail termasuk pengertian, fungsi, karakteristik dan kelebihan maupun kekurangan kabel STP jika digunakan sebagai komponen pendukung jaringan.

PENGERTIAN KABEL JARINGAN STP

Gambar-Pengertian-Kabel-STP

STP merupakan istilah yang diambil dari singkatan Shielded Twisted Pair, yang mana ini merupakan kode untuk menunjukkan bahwa STP merupakan salah satu kabel yang masuk dalam kategori kabel jaringan jenis Twisted Pair. Bisa dibilang kabel jaringan STP merupakan alternatif yang bisa digunakan untuk membangun sebuah jaringan komputer, jika kabel Twisted Pair lainnya seperti UTP (Unshielded Twisted Pair) ataupun FTP (Foiled Twisted Pair) dianggap tidak dapat memenuhi kebutuhan yang diinginkan.

Jika diartikan secara harfiah, pengertian kabel STP (Shielded Twisted Pair) dapat diurai sebagai berikut :

§  Shielded = memiliki pelindung (pembungkus) berupa lapisan alumunium foil untuk melindungi kabel terhadap gangguan interferensi elektromagnetik.

§  Twisted Pair = kabel pasangan berpilin atau berbelit.

Dari dua istilah di atas, jika digabung maka pengertian kabel STP (Shielded Twisted Pair) dapat didefinisikan sebagai berikut :

Kabel jaringan STP (Shielded Twisted Pair) adalah kabel pasangan berpilin atau berbelit yang memiliki lapisan berupa alumunium foil yang dipasang di setiap pasang dawai kabel untuk melindungi diri terhadap gangguan interferensi elektromagnetik.

Sementara jika diartikan menurut fungsinya sebagai salah satu komponen wajib dalam perangkat keras jaringan komputer, pengertian kabel jaringan STP (Shielded Twisted Pair) yaitu :

Kabel jaringan STP (Shielded Twisted Pair) adalah suatu jenis kabel yang diperuntukkan sebagai media transmisi terarah (guieded/wireline) guna kepentingan perpindahan arus data dalam dunia jaringan komputer.

FUNGSI KABEL JARINGAN STP

Gambar-Fungsi-Kabel-STP

Pada awalnya fungsi kabel STP (Shielded Twisted Pair) adalah untuk dipergunakan sebagai kabel telepon dan beberapa bisnis instalasi lainnya seperti televisi dan radio. Namun seiring dengan perkembangannya, fungsi kabel STP berkembang menjadi media transmisi data yang dipakai pada jaringan Token-Ring IBM.

KARAKTERISTIK KABEL JARINGAN STP

Karakteristik kabel jaringan STP (Shielded Twisted Pair) yakni bagian dalamnya terdiri dari beberapa pasang (pair) kabel tembaga, yang mana tiap pair-nya dipilin (twisted) saling berlilitan sehingga membentuk sebuah pola berbentuk spiral.

Gambar-Karakteristik-atau-Struktur-Komponen-Kabel-STP

Gambar: Karakteristik atau Struktur Komponen Kabel STP

Untuk lebih jelasnya, karakteristik kabel jaringan STP (Shielded Twisted Pair) dapat dijelaskan dengan menggunakan gambar sederhana di atas. Dari gambar tersebut dapat dilihat jika kabel STP (Shielded Twisted Pair) terdiri dari :

§  Kawat Tembaga
Kawat tembaga yang terletak di tengah-tengah ini berfungsi sebagai media konduktor listrik.

§  Foil Shielding
Foil Shielding ini merupakan lapisan berupa alumunium foil yang dipasang di setiap pasang dawai kabel untuk melindungi diri terhadap gangguan interferensi elektromagnetik.

§  Braided Shielding (Copper Mesh)
Braided Shielding (Copper Mesh) yang terletak di bawah karet terluar ini berfungsi sebagai lapisan perlindungan ekstra terhadap gangguan interferensi elektromagnetik.

§  Insulator
Tiap-tiap kawat tembaga dilapisi oleh insulator yang memiliki warna berbeda, dimana fungsi lapisan yang satu ini adalah untuk melindungi kawat tembaga agar tidak bersentuhan langsung dengan kawat tembaga lainnya saat dipilin.

§  Cable Jacket
Di bagian paling luar, terdapat cable jacket yang berfungsi sebagai pelindung kabel STP itu sendiri terhadap gangguan dari luar.

Selain tiga komponen di atas, karakteristik kabel jaringan STP (Shielded Twisted Pair) secara umum dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

§  Bagian dalamGet

Pengertian Topologi Jaringan Komputer beserta Gambarnya Abim Sensei

Pengertian Topologi Jaringan Komputer beserta Gambarnya Abim Sensei


Pengertian Topologi Jaringan Komputer beserta Gambarnya


Pengertian topologi jaringan komputer beserta gambarnya - Topologi jaringan ialah sebuah bentuk/ struktur jaringan yg menghubungkan antar computer satu dgn lainnya dengan memakai alat kabel ataupun nirkabel.

Dalam instalasi jaringan, kita perlu memperhatikan kategori, kelebihan & kekurangan masing-masing topologi jaringan yg dapat kita pakai. Berikut jenis-jenis topologi jaringan beserta kelebihan dan kekurangannya :

1. Topologi Bus
Topologi bus dapat dibilang topologi yg cukup sederhana jika dibandingkan dengan lainnya. Topologi ini umumnya difungsikan pada instalasi jaringan berbasis fiber optic, selanjutnya digabungkan dgn topologi star/topologi binyang untuk menghubungkan client atau node.
pengertian topologi jaringan komputer pengertian topologi jaringan menurut para ahli pengertian topologi jaringan dan contohnya

Topologi bus hanya memakai satu buah kabel type coaxial disepanjang node client & pada biasanya, ujung kabel coaxial tersebut umumnya diberikan T konektor yang merupakan kabel end to end .

Kelebihan Topologi Bus :
Biaya instalasi yg dapat dibilang amat sangat murah lantaran hanya menggunakan sedikit kabel.
Tambahan client/ workstation baru akan dilakukan dgn mudah.
Topologi yg amat sangat sederhana & gampang di aplikasikan

Kekurangan Topologi Bus :
Apabila salah satu kabel pada topologi jaringan bus putus atau bermasalah, factor tersebut akan mengganggu computer workstation/ client lainnya.
Proses sending (mengirim) & receiving (menerima) data kurang efisien, bahkan sering terjadi tabrakan data pada topologi ini.
Topologi yg teramat jadul & susah dikembangkan.


2. Topologi Star
Topologi star atau topologi bintang adalah salah satu bentuk topologi jaringan yg umumnya memakai switch/ hub utk menghubungkan client satu dgn client lainnya.
pengertian topologi jaringan dan contohnya pengertian topologi jaringan dan macam macamnya


Kelebihan Topologi Star
Jika salah satu komputer mengalami masalah, jaringan pada topologi ini masih dapat berjalan & tak mempengaruhi komputer/pc lainnya.
Bersifat fleksibel
Tingkat keamanan dapat dibilang cukup baik daripada topologi bus.
Kemudahan deteksi masalah cukup mudah bila terjadi kerusakan pada jaringan.

Kekurangan Topologi Star
Apabila switch/ hub yg notabenya sbg titik pusat mengalami masalah, maka semua pc/komputer yg mengakses pada topologi ini pun mengalami masalah.
Cukup membutuhkan banyak kabel, menjadi anggaran yg dikeluarkan dapat dibilang cukup mahal.
Jaringan amat sangat tergantung pada terminal pusat.


3. Topologi Ring
Topologi ring atau cincin adalah salah satu topologi jaringan yg menghubungkan satu pc/komputer dengan pc/komputer yang lain dalam satu buah rangkaian melingkar, serupa dengan cincin. Kebanyakan topologi ini cuma memanfaatkan kartu LAN untuk menghubungkan computer satu dengan pc/ komputer yang lain.
pengertian topologi jaringan beserta gambarnya pengertian topologi jaringan wireless


Kelebihan Topologi Ring :
Mempunyai performa yg tambah baik daripada topologi bus.
Mudah diimplementasikan.
Konfigurasi ulang & instalasi perangkat baru dapat dibilang cukup mudah.
Anggaran instalasi lumayan murah.

Kekurangan Topologi Ring :
Kinerja komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/ sejumlah titik atau node.
Troubleshooting lumayan rumit.
Apabila salah satu koneksi putus, sehingga koneksi lainnya pun ikut terputus.
Pada topologi ini biasanya berjalan collision (tabrakan data).


4. Topologi Mesh
Topologi mesh yakni bentuk topologi yg sangat tepat dalam aspek pemilihan rute yg banyak. Factor tersebut berfungsi sbg jalur backup pada waktu jalur lain mengalami masalah.
pengertian topologi jaringan extended star pengertian topologi jaringan pohon


Kelebihan Topologi Mesh :
Jalur pengiriman data yg diperlukan sangat banyak, jadi tak perlu khawatir akan adanya tabrakan data (collision).
Gede bandwidth yg lumayan lebar.
Keamanan kepada topologi ini dapat dibilang amat sangat baik.

Kekurangan Topologi Mesh :
Proses instalasi jaringan pada topologi ini sangatlah rumit.
Membutuhkan banyak kabel.
Memakan anggaran instalasi yg amat mahal, lantaran membutuhkan tidak sedikit kabel.


5. Topologi Peer to Peer
Topologi peer to peer adalah topologi yg amat sangat sederhana sebab hanya memanfaatkan 2 buah computer/PC utk saling membuka. Pada topologi ini kebanyakan memakai satu kabel yg menghubungkan antar pc/komputer untuk proses pertukaran data.
pengertian topologi jaringan nirkabel


Kelebihan Topologi Peer to Peer
Anggaran yg dibutuhkan cukup murah.
Masing-masing pc/komputer akan berperan juga sebagai client ataupun server.
Instalasi jaringan yg lumayan mudah.

Kekurangan Topologi Peer to Peer
Keamanan pada topologi type ini bisa dibilang amat sangat rentan.
Susah dikembangkan.
Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.
Troubleshooting jaringan rumit.


6. Topologi Linier
Topologi linier atau biasanya dinamakan topologi bus beruntut. Pada topologi ini umumnya memakai satu kabel utama guna menghubungkan tiap titik sambungan pada tiap-tiap computer.

Kelebihan Topologi Linier
Mudah dikembangkan.
Membutuhkan sedikit kabel.
Tidak memperlukan kendali pusat.
Tata letak terhadap rangkaian topologi ini dapat dibilang cukup sederhana.

Kekurangan Topologi Linier
Mempunyai kepadatan dulu lintas yg sanggup dibilang pass tinggi.
Keamanan data kurang baik.


7. Topologi Tree
Topologi tree atau pohon ialah topologi gabungan antara topologi star & serta topologi bus. Topologi jaringan ini umumnya difungsikan untuk interkoneksi antar sentral dgn hirarki yg berbeda-beda.
 topologi jaringan komputer pdf topologi jaringan komputer ppt topologi jaringan komputer lengkap topologi jaringan komputer kelebihan dan kekurangan topologi jaringan komputer dan perbedaannya

Kelebihan Topologi Tree
Susunan data terpusat dengan cara hirarki, factor tersebut menciptakan manajemen data tambah baik & mudah.
Mudah dikembangkan jadi jaringan yg lebih luas lagi.

Kekurangan Topologi Tree
Seandainya computer yg menduduki tingkatan paling atas mengalami masalah, sehingga komputer yg terdapat dibawahnya pun ikut bermasalah
Kinerja jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
Memanfaatkan banyak kabel & kabel terbawah (backbone) yakni pusat dari technologi ini.

8. Topologi Hybrid
Topologi hybrid yaitu topologi gabungan antara sekian banyak topologi yg tidak serupa. Terhadap dikala dua atau lebih topologi yg tidak sama membuka satu sama lain, dikala itulah gabungan topologi tersebut menempa topologi hybrid.
 topologi jaringan komputer pdf topologi jaringan komputer ppt topologi jaringan komputer lengkap topologi jaringan komputer kelebihan dan kekurangan topologi jaringan komputer dan perbedaannya


Kelebihan Topologi Hybrid
Freksibel
Tambahan koneksi yang lain benar benar gampang.

Kekurangan Topologi Hybrid
Pengelolaan pada jaringan hybrid benar benar susah.
anggaran pembangunan terhadap topologi ini pula terbilang mahal.
Instalasi & konfigurasi jaringan pada topologi ini dapat dibilang cukup rumit, dikarenakan terdapat topologi yg berbeda-beda. 
Mungkin sekian dari saya tentang pengertian topologi jaringan komputer , semoga dapat memberikan pencerahan khusus nya bagi anda yang belajar komputer


Get